Padang, ratuprabunews. com - Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal menyatakan, hari ini kamis, 20 Agustus 2026 kita menandatangani MoU (Memorandum Of Understanding) bersama Balai Sertifikasi Sandi Nasional (BSSN) yaitu tanda tangan elektronik. Tujuannya adalah untuk mempercepat layanan kita kepada masyarakat.
"Jadi ketika kita membutuhkan tanda tangan surat menyurat, tidak harus menunggu tanda tanda tangan basah, tidak harus menunggu pimpinan itu berada di lokasi, sudah bisa langsung tanda tangan secara elektronik. Dan ini juga untuk menjamin keamanan data dari hal-hal yang negatif, " ungkap Hendra Pebrizal saat dikonfirmasi awak media Online 'Ratu Prabu News' disela-sela Sosialisasi serta Penandatanganan SPKS Perumda Air Minum Kota Padang dengan BSSN dan BSrE Tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, bertempat di Pangeran Beach Hotel - Padang, pada Rabu (20/8/2026).
Terkait dengan sering "matinya" Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal menjelaskan, pertama, kita kan tahun ini dalam tahap rehab-rekon. Nah, rehab-rekon ini yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU yang dilaksanakan oleh Hutama Karya (HK), target penyelesaiannya itu di Desember 2026 ini. "Target itu di 22 Desember 2026, dan beberapa tahapan sudah banyak yang dilakukan:
Pertama, perbaikan intake, lalu pemasangan jaringan, terus juga perbaikan filter dan esalator. Esalator utama kita di Gunung Pangilun. Tiga tahapan pembuatan paraset di Kampung Koto dalam proses perbaikan filter, ada 12 Unit itu juga sudah selesai. Dan juga selesai satu Unit lagi Esalator. Mudah-mudahan nanti selesai keduanya. Keluhan air terhadap masyarakat Kota Padang itu terjawab, " katanya.
Yang kedua, lanjut Hendra Pebrizal, dengan terjadinya bencana, sekarang terjadinya penurunan air baku kualitas, terutama intake kita di Lubuk Paraku. "Ini sangat terdampak kita akibat pembangunan flyover. Jadi ketika hujan turun, ini yang kita olah bukan air, tapi lumpur yang kita olah menjadi air yang tingkat kekeruhannya sangat keruh, dan ini kita sudah laporkan kepada pihak yang berkepentingan agar ini menjadi perhatian. Karena bukan saja Perumda Air Minum yang berpengaruh, termasuk juga masyarakat yang memanfaatkan sepanjang Sungai Lubuk Paraku sampai ke Batang Arau," ujarnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat, sepanjang masih ada air mengalir, kita akan berhemat terhadap air."Jika ada keluhan, silahkan laporkan langsung kepada Perumda Air Minum Kota Padang, kita siap memberikan layanan melalui pelayanan mobil tangki," tegas Hendra Pebrizal.
(Yefriando)


0 Komentar