Padang, ratuprabunews | Aipda Winrizal adalah Babinkamtibmas Kel.Surau gadang kec.Nanggalo beserta tim tetap Semangat Mendatangi Masyarakat korban banjir serta menelusuri data masyarakat yang Tertinggal yang Belum terdata sampai saat saat ini ,Pasca kota dilanda Banjir Bandang dan tanah longsor.
Menurut laporan Warga yang diterima Bahwa ada Sebagian masyarakat di kp dalam Kaum Suku Caniago RT 03/ RW 01, Kel Tabing Banda Gadang kec Nanggalo, Basih Banyak Warga yang Rumahnya Roboh yang terkenak Dampak Banjir Yang Belum terdata oleh Petugas setempat serta minimnya Bantuan sampai Saat ini Jum,at 2/ 2/2026.
Mendengar Kapar Berita Tersebut Aipda Winrizal BabinKamtibmas tersebut Langsung Turun Ke TKP bersama tim melihat keadaan serta Salurkan bantuan Sembako kepada masyarakat Setempat, Sekaligus melihat keadaan serta mendata Masyarakat Yang Terdampak banjir bandang di Kp dalam kaum Suku Caniago tersebut kamis 1/1/2026 .
Di sinyalir Ada 13 KK rumahnya yang terdampak dan sudah di nyatakan Roboh terbawa arus sungai, lahan perkebunan masyarakat sekitar pun hanyut, sementara sampai saat ini belum terdata oleh pemko Padang dan petugas di lapangan.
Lahan masyarakat Suku Caniago tersebut Yang Sudah hanyut Terbawa arus lebih kurang 15.000 M2 ( 1'5 Hetar) sementara Yang belum terdata saat ini di daerah tersebut Ada 13 KK , 5 rumah warga Sudah d inyatakan roboh terbawa arus Sungai serta Belasan Rumah Warga lainya Terancam Abrasi Sungai Pasca Banjir bandang dan tanah longsor karna Air Sungai Batang Kuranji di Kel Banda gadang ini sudah mengarah ke pemungkinan Padat penduduk dengan kondisi tanah yang Sangat labil serta tebingnya Tergerus air Sungai.
Babinkamtibmas Windrizal berharap agar secepatnya dilakukan Normalisasi Sungai Didaerah Tersebut, karena kondisi warga di lapangan Sangat Memprihatikan kasihan kita kepada Warga ini Bukan Sekedar banjir tapi sudah menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat, pemko Padang harus secepatnya ambil tindakan tegas dan Solusi, Normalisasi Sungai untuk penanganan tangap darurat Harusnya Secepatnya dilaksanakan pungkasnya.
Warga dilapangan juga menyampaikan kepada tim investigasi media membenarkan Hal tersebut sampai Sejauh ini belum ada Respon Dari pemko Padang Sudah Satu bulan Pasca banjir Bandang Normalisasi Sungai tangap darurat Belum juga Dilaksanakan Jumat 2/1/2026, ini Bukan Lagi Sekedar Banjir ini Sudah menyangkut Keselamatan Nyawa masyarakat kota Padang tapi terkesan di abaikan oleh pemerintah. sekarang rumah kami Sudah roboh dan Aset Aset masyarakat kami hanyut berserta nyawa mereka yang tingal dibantaran Sungai ini Bisa terancam dan Sangat berisiko tinggi ungkap warga Syahrial.
Harapan warga kepada Pemko Padang Bersama instansi terkait beserta jajaran Pemprov Sumbar memohon bantuan serta uluran tangannya, di harapkan bisa cepat menangapi permasalahan Warga tersebut Saat ini cuaca Tidak menentu, kalau terus dilakukan pembiaran Ratusan rumah lainya juga akan Terancam roboh akses jalan umum Juga akan porak - poranda kalau normalisasi Sungai tangap darurat tersebut belum juga di laksanakan. Pungkasnya.
Begitulah kondisi warga dilapangan kp.dalam Kaum Suku Caniago RT 01/03 Kel Tabiang Banda gadang kec Nanggalo kota Padang provinsi Sumbar warga tersebut sampai saat ini Sudah sangat tauma melihat kejadian dilapangan dan merasa Was -was ketika hujan datang sewaktu - waktu bisa mengancam nyawa mereka sementara normalisasi Sungai dan tanggap darurat oleh pemerintah setempat didaerah tersebut tak kunjung juga di laksanakan.
(Syahrial / Tim)


0 Komentar