BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "RATU PRABU NEWS"

Duku Banyak Bergelora, Pacu Kudo 2026 Satukan Ribuan Warga dalam Tradisi, Hiburan, dan Harapan

PADANG PARIAMAN | Lautan manusia memadati arena Pacu Kudo Duku Banyak, Nagari Balah Aia Timur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Sabtu (28/3/2026). Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah menyaksikan tradisi budaya Minangkabau yang kembali hidup dalam semangat kebersamaan dan kegembiraan masyarakat.

Kehadiran Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di tengah masyarakat menambah suasana semakin hangat. Ia terlihat berbaur dengan warga, menyapa masyarakat, serta menyaksikan langsung jalannya perlombaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Padang Pariaman tersebut.

Momentum Pacu Kudo tahun ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga menjadi ruang bertemunya masyarakat, perantau, serta tokoh daerah. Derap langkah kuda yang berpacu di lintasan berpadu dengan sorak-sorai penonton, menciptakan atmosfer budaya yang penuh makna.

Pembukaan Pacu Kudo 2026 turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, sejumlah kepala daerah, Forkopimda, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut memperlihatkan bahwa Pacu Kudo bukan sekadar tradisi lokal, tetapi menjadi agenda budaya penting di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, serta para donatur yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai Pacu Kudo merupakan tradisi yang memiliki nilai budaya dan sosial yang kuat.

Menurut John Kenedy Azis, Pacu Kudo tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi masyarakat. Ia menyebut kebersamaan yang tercipta di arena pacuan merupakan gambaran nyata kekuatan budaya Minangkabau yang tetap hidup di tengah masyarakat.

Selain itu, John Kenedy Azis juga menilai Pacu Kudo memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung membuat pedagang kecil, UMKM, hingga pelaku usaha lokal mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Ia menyebut Pacu Kudo menjadi kekuatan budaya yang mampu menarik perhatian sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Kemeriahan semakin terasa saat aktor nasional Jefri Nichol hadir di tengah arena. Kehadirannya langsung disambut antusias masyarakat yang berbondong-bondong mengabadikan momen langka tersebut.

Pada Pacu Kudo 2026 ini, sekitar 80 ekor kuda berlaga dalam 28 race dan dua kelas ekshibisi. Arena Duku Banyak sendiri dikenal sebagai salah satu lintasan terbaik di Sumatera Barat yang sering menjadi lokasi pacuan bergengsi.

Namun di tengah kemeriahan, sejumlah insiden terjadi di arena. Seorang anak dilaporkan terinjak kuda yang sedang berpacu, sementara seorang joki juga terjatuh dari kudanya. Peristiwa tersebut menjadi catatan penting terkait aspek keselamatan dalam penyelenggaraan event budaya ini.

Selain itu, sejumlah wartawan juga menyampaikan kekecewaan terhadap fasilitas peliputan yang dinilai belum maksimal. Beberapa jurnalis mengaku belum menerima fasilitas kaos resmi kegiatan meski event telah digelar dua kali.

Meski diwarnai sejumlah catatan, tingginya antusiasme masyarakat tetap menjadi bukti bahwa Pacu Kudo masih menjadi tradisi yang dicintai. Ribuan warga yang hadir menunjukkan bahwa budaya tetap hidup dan menjadi perekat kebersamaan masyarakat.

John Kenedy Azis berharap Pacu Kudo ke depan semakin baik dan profesional, tanpa meninggalkan nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus mendukung pelestarian budaya daerah.


Catatan Redaksi:

Pacu Kudo bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi simbol kebersamaan masyarakat. Dengan perhatian terhadap keselamatan, kenyamanan, serta manajemen yang lebih baik, tradisi ini dapat terus tumbuh sebagai kebanggaan masyarakat Padang Pariaman.

Yefriando

Posting Komentar

0 Komentar