Padang, ratuprabunews. com- Musyawarah Wilayah (Muswil) II Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) Sumatera Barat, kembali menetapkan H. Sengaja Budi Syukur, S.H., Datuak Bandaro Jambak, untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) Sumatera Barat untuk periode 2026–2031, yang diadakan di Ruang Serba Guna Sekretariat DPW PKPS Sumbar, Jalan Banda Bakali, Jati, Kota Padang, pada hari Minggu (12/7/2026). Dihadiri beberapa tokoh Pessel, seperti Ketua DPP PKPS, Sekjen PKPS Bakri Maulana, Alirman Sori (Also), Anggota DPRD Provinsi Sumbar Yusuf Muchlis Abit, Ketua LKAAM Pessel Syafrizal Ucok, para tokoh Pesisir Selatan Se-Sumatera Barat, insan media dan undangan terkait.
Dalam kegiatan Muswil kali ini, pemilihan berlangsung secara demokratis dengan menghadirkan dua kandidat Yakni H. Sengaja Budi Syukur dan H. Ali Amran Abbas. Dari hasil pemungutan suara, H. Sengaja Budi Syukur meraih 14 suara dan menang atas pesaingnya, H. Ali Amran Abbas, M.Si., yang meraih 3 suara. Hasil tersebut menjelaskan bahwa kepercayaan keluarga besar PKPS terhadap kepemimpinan H. Sengaja Budi Syukur yang selama lima tahun terakhir dinilai berhasil memperkuat konsolidasi organisasi serta mempererat hubungan masyarakat Pesisir Selatan di kampung halaman dengan para perantau yang tersebar di berbagai daerah.
Di bawah komandonya, PKPS Sumbar semakin aktif menjalankan berbagai program sosial, memperluas jejaring organisasi, serta memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, H. Sengaja Budi Syukur mengucapkan rasa syukur yang mendalam sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Dalam sambutannya, H. Sengaja Budi Syukur mengatakan, kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah seluruh keluarga besar PKPS. "Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk kembali bersatu. Perbedaan pilihan dalam Muswil adalah bagian dari demokrasi organisasi, namun setelah ini yang kita utamakan adalah kebersamaan demi kemajuan PKPS. Potensi besar masyarakat Pesisir Selatan di perantauan harus dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan daerah," tuturnya.
Menurut H. Sengaja Budi Syukur Datuak Bandaro Jambak, PKPS harus menjadi pelopor dalam memperkuat hubungan ranah dan rantau. "Perantau tidak hanya hadir saat pulang kampung saja, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah melalui gagasan, investasi, jejaring usaha, pendidikan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan generasi muda," tegasnya.
Dia juga mengatakan bahwa sinergi tersebut juga harus didukung oleh kampung halaman melalui terbukanya ruang kolaborasi sehingga berbagai potensi yang dimiliki para perantau dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Pesisir Selatan.
H. Sengaja Budi Syukur menyebutkan sejumlah program prioritas akan menjadi fokus kepengurusan lima tahun ke depan, yakni penguatan Pertama, kegiatan sosial kemasyarakatan. Kedua, perluasan program beasiswa pendidikan. Ketiga, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta yang Keempat, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga membangun komunikasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para perantau.
Jika ranah dan rantau berjalan seiring, saya yakin Pesisir Selatan akan semakin maju.
Musyawarah Wilayah II DPW PKPS Sumbar berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban dan kekeluargaan. Usai proses pemilihan selesai, Budi Syukur dan Ali Amran Abbas tampak saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai simbol berakhirnya kontestasi sekaligus komitmen menjaga persatuan organisasi. Sikap kedua Tokoh Pesisir Selatan tersebut, mendapat apresiasi dari peserta Muswil sebagai cerminan kedewasaan berdemokrasi dalam organisasi perantau. Mereka sepakat bahwa perbedaan pilihan merupakan dinamika yang wajar, sementara persatuan menjadi modal utama untuk membawa PKPS semakin maju.
**(Yefriando)**


0 Komentar