BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "RATU PRABU NEWS"

Ketua PERDAMI Sumbar, dr. Romi Yusardi, Sp.M., MH: 'Sinergi dan Kolaboratif Bersama Dokter Mata Untuk Mencegah Kebutaan Masyarakat Sumatera Bara


Padang, ratuprabunews - Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI)  Wilayah Sumatera Barat menggelar Round Table Discussion Rapat Kerja Pengurus PERDAMI Sumatera Barat periode 2025-2028,  berlangsung di The Premiere ZHM Hotel Padang,  pada Minggu (17/5/2026).Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Wilayah Sumatera Barat, dr. Romi Yusardi, Sp.M., MH.,  kepada awak media  ratuprabunews mengungkapkan,  suatu organisasi itu kan memang berjalan itu kan sudah ada  arahnya.

Nah, rapat kerja ini merupakan cara bagaimana kita menentukan program-program yang bisa dijalankan di  kepengurusan yang sekarang.          Tujuanya, supaya organisasi bisa memberikan nilai tambah untuk anggota, kemudian juga kepada masyarakat.  Kalau di negara Raker itu semacam GBHN nya, apasih program-program yang harus dicapai."Jadi, organisasi tanpa ada program aneh  jadinya. Jadi tempat perkumpulan saja. Target kita, organisasi itu memang digunakan untuk semestinya,  untuk anggota dan terutama selalu untuk masyarakat luas.  Kegiatan kita selain dari rapat kerja (raker),  kita juga ada kajian ilmiah tadi ya,  menambah ilmu, menjelaskan  aturan-aturan, sehingga Dokter Mata di Sumatera Barat itu memiliki standar mumpuni yang cukup baik, " tegasnya.

Menurut dr. Romi Yusardi, pengurus sekarang kelanjutan dari pengurus sebelumnya,  jadi banyak terutama terkait bagaimana memberantas kebutaan di Sumatera Barat, kebutaan katarak atau kebutaan non katarak,  ada dua tuh.  "Kita sudah punya program,  bagaimana untuk meningkatkan kualitas staf kita, tenaga kita atau Dokter Spesialis Mata di wilayah Sumatera Barat untuk mengatasi pasien-pasien yang buta katarak ini.


Kemudian untuk buta non  katarak, seperti glukoma, diabetes,  kita juga sudah punya program yang kongkrit yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat nanti. Karena dengan adanya program ini kita berharap tercapai target atau tujuan dari organisasi," katanya.     Disebutkannya, semua Dokter Mata Se Sumatera Barat hadir. Karena ada acara seminarnya juga,  kemudian kalau untuk raker, itu memang pengurus yang berasal dari berbagai macam daerah. 

Kita juga punya program nanti,  edukasi kepada masyarakat bagaimana sebenarnya penjelasan tentang gangguan bahaya penggunaan gadget jangka lama kemudian kacamatanya dan segala macam,  tunggu tanggal mainnya?. Nanti Kita akan lakukan,  kita punya website,  nanti bisa akses disana.Masih menurut dr. Romi,  karena memang kita harus bersinergi dengan pemerintah ya,  masyarakat juga.  Karena bagaimanapun, suatu program tidak bisa jalan sendiri. 

Selama ini kita selalu disupport oleh pemerintah, seperti operasi massal katarak,  sebaliknya kita mensupport program pemerintah dalam mengatasi kebutaan, karena di Indonesia sendiri kebutaan masih angka yang cukup besar.  Ya,  jadi kita support disitu. "Selama ini pemerintah dengan kita di Perdami, ditambah  IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sebagai induk dari organisasi itu sungguh harmonis.  

Banyak kegiatan yang memang kolaboratif kita bersama.Setiap dokter ditempatnya masing-masing sudah melakukan pencegahan buta katarak dengan tindakan operasi ya, baik yang didanai pribadi oleh pasien, atau melalui BPJS juga nanti ada operasi massal yang gratis, yang sosial. Itu nanti pihak sponsor ada. Kita ada beberapa kegiatan yang sudah kita lakukan seperti  itu,  yang selama ini sudah berjalan.  Kedepan kita harapkan pihak-pihak sponsorship  berani menyediakan dana. Kita tahun lalu pernah melakukan kerjasama dengan Kementerian Sosial RI, dengan Kementerian Kesehatan RI,  dengan PMI, dengan TNI,  ada beberapa klub pengusaha yang memang kemudian yang menyediakan dana.  

Mereka ingin berbuat baik untuk masyarakat misalnya, tapi memang bagaimanapun  organisasi ini bebas dari politik. Selama tidak ada unsur politiknya,  murni untuk masyarakat yuk kita kerjasama,  kita terbuka kok.  Sebagai Dokter Spesialis mata kita mempunyai ahli-ahli yang jago lah,  yang bisa diandalkan untuk melakukan tindakan operasi.  Tapi memang sponsorship dari pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan kepada masyarakat,  bisa melalui kami. Tema secara umum tentang bagaimana sinergi dan kolaboratif bersama Dokter Mata untuk mencegah kebutaan  masyarakat Sumatera Barat.                    

Fokus kegiatan PERDAMI Wilayah Sumbar adalah secara rutin mengadakan pengabdian masyarakat seperti operasi katarak gratis,  pemeriksaan mata, dan sosialisasi kesehatan mata ke sekolah-sekolah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.    Untuk diketahui,  dr. Romi Yusardi, Sp.M., MH adalah seorang Dokter Spesialis Mata (oftalmolog)  terkemuka di Sumatera Barat. 

Beliau menjabat sebagai Ketua PERDAMI Wilayah Sumatera Barat untuk periode 2025-2028. Sebagai seorang ahli mata yang aktif melayani masyarakat, dr. Romi Yusardi,  Sp. M., MH berpraktik di beberapa Rumah Sakit dan Klinik di Sumatera Barat yakni Pertama, Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.  Kedua, Klinik Bukittinggi Eye Center (BEC) Bukittinggi.  Ketiga,  Rumah Sakit Mata Padang Eye Center Khatib Padang. Keempat,  RSUP Dr.  M.  Djamil Padang,  dan Rumah Sakit Madina Bukittinggi.

 (Yefriando)

Posting Komentar

0 Komentar