PARIAMAN, Ratu Prabu News — Komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam memperkuat pengelolaan zakat kembali ditegaskan melalui pelantikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pariaman Periode 2026–2031.
Walikota Pariaman Yota Balad, S.STP, M.Si secara resmi melantik lima pimpinan BAZNAS Kota Pariaman dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Senin (31/08/2026).
Kelima pimpinan yang dilantik tersebut akan mengemban amanah untuk mengelola zakat di Kota Pariaman selama lima tahun ke depan. Mereka diharapkan mampu membawa BAZNAS semakin profesional, transparan dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Adapun susunan Pimpinan BAZNAS Kota Pariaman Periode 2026–2031 yang dilantik adalah :
1. Ketua : Riki Bermana, SE
2. Wakil Ketua I : H. Deddy Kurniadi, S.Fil.I
3. Wakil Ketua II : Alfiandri Zaharmi
4. Wakil Ketua III : Ismael Ali, S.Pd.I
5. Wakil Ketua IV : Adek Oswandi, SE
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Pariaman Mulyadi, S.AP, M.AP, jajaran BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Pariaman, Asisten dan Staf Ahli Pemerintah Kota Pariaman, unsur Forkopimda, serta Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ibu Yosneli Balad.
Hadir pula jajaran Kepala OPD, Kakan, Kabag dan Camat se-Kota Pariaman, Kementerian Agama Kota Pariaman, MUI Kota Pariaman, serta sejumlah organisasi Islam.
Tantangan Besar Pengelolaan Zakat
Kepemimpinan baru BAZNAS Kota Pariaman dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar untuk mengoptimalkan potensi zakat yang ada di tengah masyarakat.
BAZNAS tidak hanya dituntut meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan dana zakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para mustahik.
Pengelolaan zakat yang semakin baik diharapkan mampu mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi produktif, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara BAZNAS dengan Pemerintah Kota Pariaman, Kementerian Agama, lembaga keagamaan, organisasi Islam serta seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih optimal.
Dengan dilantiknya lima pimpinan baru tersebut, masyarakat Kota Pariaman menaruh harapan agar BAZNAS semakin hadir sebagai lembaga yang amanah dan profesional dalam mengelola zakat, sekaligus menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Pariaman Periode 2026–2031 bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan tata kelola zakat yang semakin kuat, terpercaya dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Pariaman.
@FLM



0 Komentar