BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "RATU PRABU NEWS"

Raker Baznas Provinsi Sumbar Bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ)


Padang,  ratuprabunews - Ketua Umum Baznas Provinsi Sumatera Barat,  Dr. H. Buchari M, M.Ag.,  mengatakan kegiatan ini adalah  kegiatan rapat kerja Baznas di Provinsi Sumatera Barat bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  Baznas Provinsi Sumatera Barat.  "Rencana kegiatan dan anggaran tahun 2026 sudah disahkan oleh Baznas RI.  Jadi, kemaren kita sudah rapat kerja untuk penyusunan program dan kegiatan penganggaran untuk Baznas saja.  

Sekarang ini kita teruskan dengan UPZ-UPZ yang ada dibawah Baznas  Provinsi Sumatera Barat. Jadi RKAT Baznas (Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan) namanya sudah disahkan. Itu yang akan dibahas dan akan distribusikan ke unit-unit kerja kita yang ada di UPZ, " ungkap H.  Buchari kepada Media Online "ratuprabunews" ketika dikonfirmasi disela-sela kegiatan Raker Baznas Provinsi Sumbar Bersama Unit Pengelola Zakat (UPZ) Baznas Provinsi Sumatera Barat di Hotel Pangeran Beach Padang, berlangsung 3-4 Februari 2026.

Menurut H. Buchari,  UPZ ini ada dua yakni yang pertama, UPZ yang pengumpulan. UPZ yang tugasnya hanya mengumpulkan zakat saja.  Zakat disini didalamnya ada infak,  sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya. Yang kedua, ada UPZ pembantuan pendistribusian.  Jadi disamping dia mengumpulkan,  dia juga ikut menolong mendistribusikan.         

Program kita ada lima,  jelas H. Buchari,  pertama,  Kemanusiaan. Seperti bencana alam,  banjir,  longsor,  gunung berapi,  kebakaran dan sebagainya.  Kedua,  Kesehatan.  Memang ada BPJS tapi kadang-kadang BPJS tidak mampu memenuhi kebutuhan daripada mustahik.  Misalnya untuk menjaga transportasi dari daerah.  Ketiga, Pendidikan.  Pendidikan ini yang dicover langsung provinsi adalah SMA,  SMK, Madrasah Aliyah dan  SLB ditambah mahasiswa Perguruan tinggi di dalam provinsi,  di luar provinsi dan di luar negeri.  Yang di luar negeri atau luar provinsi itu tidak ada UPZ kita. Jadi pengumpulannya ga ada tuh. Kita membantu dari dana yang dikumpulkan provinsi untuk mereka.

Keempat,  program ekonomi.  Ekonomi ini ada dua diantaranya, yang pertama, pendistribusian konsumtif sifatnya, seperti fakir dan miskin. Kemudian yang kedua adalah pemberdayaan penggunaan zakat. "Jadi orang-orang yang sudah terpenuhi kebutuhan pokok minimalnya,  itu dibantu modal usaha baik itu pribadi maupun  kelompok-kelompok, " tuturnya.      Kemudian yang kelima, kita ada program advokasi dan dakwah.Beliau menjelaskan,  untuk Baznas Provinsi Sumbar Tahun 2026 sebesar Rp 40 miliar 500 juta, itu belum termasuk Baznas Kab/Kota sebesar Rp 475 miliar.  

(Yefriando)

Posting Komentar

0 Komentar