BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "RATU PRABU NEWS"

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumbar 2025-2031 Resmi Dilantik Gubernur Sumbar


Padang, ratuprabunews - Pengurus Forum Pembauran  Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Barat Periode 2025-2031 resmi dilantik oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Minggu (3/5/2026) di Aula Kantor Gubernur Sumbar.                       

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan hari ini bukan hanya sekedar pelantikan.  Ini adalah momentum untuk memperkuat persatuan, merawat  kebersamaan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan. Disinilah peran penting Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sebagai ruang dialog, silaturahmi dan menjadikan perbedaan bukan pemecah persatuan.      

Pada kesempatan yang sama, kepada Awak Media, Ketua Umum Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumbar Periode 2025-2031,  Ir. Maman Sudarman, MM mengatakan bahwa pada hari ini adalah pelantikan pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan Sumatera Barat. 

Ini menjadikan kita berbaur,  bersatu antara beberapa etnis di Sumatera Barat. Pada hari ini terkumpul 32 etnis Aceh sampai ke Papua.Menurut Kang Maman, ada beberapa hal yang pernah dilakukan oleh FPK, salah satunya adalah ketika terjadi konflik sosial di satu, dua kabupaten.  Jika ada FPK di daerah tersebut,  kita bisa  menyesuaikan persoalan tersebut. 

Begitu juga ketika ada musibah kebencanaan, melihat kedatangan Paguyuban Warga Sunda ya, dengan KDM-nya. Kemudian dari Makassar, dengan Pak Menteri Pertaniannya.  Kemudian dari Jawa juga hadir pemerintah tersebut Jawa Tengah,  Jawa Timur membantu mereka.                    

"Pada hari ini kita mendengar juga mungkin ada beberapa hal yang terkait sosial di Pesisir Selatan misalnya, namun karena tidak adanya Forum Pembauran  Kebangsaan (FPK),  maka kita menyarankan mohon kepada pemerintah kota kabupaten yang ada di Sumatera Barat, sebanyak 19 kota/ kabupaten, agar membentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).  Jika ada terjadi konflik yang berkaitan dengan etnis,  maka FPK hadir disitu menyelesaikan. Mengenai perbaikan itu tadi buya Mahyeldi Gubernur Sumbar sudah sampaikan itu jangan diperbesar.  Tapi yang diperbesar itu kebersamaannya.

Kita di FPK ada rencana muda-mudi etnis.  Sudah banyak etnis yang sudah digagas oleh Saudara Kita Pak Yusrizal KW. Ia mengerti dan paham bagaimana etnis kota kabupaten ini bisa bersatu dengan makanannya,  dengan budayanya.  Bukan disatukan tidak,  tapi perbedaan dan budaya itu bisa saling diperbuat adalah kebersamaannya. Kita adalah sesuai dengan Empat pilar kita salah satunya adalah NKRI Harga Mati dan Pancasila menjadi Dasar Negara kita, " tuturnya.                    

Untuk diketahui,  Forum Pembauran Kebangsaan Sumbar didirikan berdasarkan amanah Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 untuk memelihara keharmonisan dan persatuan ditengah masyarakat multi etnis. Sebagai komunikasi dan kerjasama,  FPK Sumbar berperan penting menjembatani keberagaman suku, budaya dan ras dalam menjaga stabilitas sosial serta memfasilitasi integrasi bangsa.

Tujuan pembentukan FPK Sumbar adalah mewujudkan wadah komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga. Mencegah potensi konflik dan memelihara keharmonisan sosial serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan keberagaman suku,  agama,  rasa dan golongan (SARA).         **Yefriando**

Posting Komentar

0 Komentar